Seseorang yang kendala mengendalikan kemarahan mereka dapat mengakibatkan salah paham dan merangsang perilaku konfrontasi. Orang-orang dengan masalah penanganan amarah lebih susah menyadari ejspresi mereka atau bagaimana mereka memprovokasi orang lain.
Apa saja ciri-ciri umum pada orang dengan masalah pengendalian amarah?
Orang-orang dengan masalah pengendalian amarah tidak jarang mempunyai reaksi yang intens ketika dikonfrontasikan dengan kemarahan mereka, seperti:- Kesulitan merasa tenang dan mengendalikan perasaan marah.
- Sering cekcok dengan teman, kerabat atau teman kerja dengan masalah yang sama yang merangsang kemarahan.
- Bertingkah cepat dan kasar terhadap masalah kecil. Mereka ingin mempunyai perilaku kasar terhadap masalah kecil, laksana air yang tertumpah atau tidak sengaja tertabrak seseorang di jalan.
- Memukul objek tertentu, laksana dinding atau meja, pintu, untuk mencungkil marah.
- Menuduh orang beda tidak menghargai atau mengindikasikan perilaku negatif terhadap mereka.
- Memiliki rasa putus asa terhadap aksi sekitar argumentasi. Kadang, kita merasa menyesal terhadap apa yang sudah Anda perbuat.
- Secara terbius merusak objek, laksana kaca atau jendela sekitar kemarahan.
- Marah tanpa dalil tertentu.
- Merasa paling marah terhadap kejadian lampau atau orang dari masa lalu.
- Bereaksi terhadap kondisi tertentu dengan kemarahan yang berlebihan.
- Sering merasa awas ketika mempunyai interaksi dengan orang lain.
- Memiliki gejala jasmani seperti desakan darah tinggi, sakit kepala, kelelahan, desakan di kepala atau sinus cavity, palpitasi jantung atau sesak pada dada.
Apa saja fenomena emosional dari masalah pengendalian amarah?
Anda barangkali merasa tidak sedikit perasaan dan emosi yang tercampur dengan kemarahan kita dan Anda tidak jarang kali terobsesi dengan hal-hal tersebut. Emosi ini bisa menjadi fenomena dari situasi kesehatan mental tertentu dengan dampak kekurangan pengendalian amarah. Jika kita mempunyai perasaan berikut sejumlah kali dan menjadi meningkat serius, Anda butuh mempertimbangkan mendatangi dokter:- Depresi
- Paranoia
- Frustrasi
- Gelisah
- Kurang tidur
- Isolasi sosial
- Mood swing
Masalah penanganan amarah bisa menyebabkan tidak sedikit efek jangka pendek dan panjang, laksana merusak hubungan dengan orang-orang terdekat, rekan dan hubungan sosial lainnya, atau bahkan menyakiti tubuh kita dengan memprovokasi kesehatan Anda. Jika Anda mengasumsikan Anda mempunyai masalah dengan pengendalian amarah, atau seseorang memberi tahu Anda, segera konsultasikan dengan dokter guna mendapat perawatan yang terbaik untuk permasalahan Anda.

0 komentar:
Posting Komentar